Posted on 21 April, 2008 by infosabiluna
Kepada mereka yang masih beranggapan bahwa perbedaan pendapat tentang demokrasi adalah perbedaan pendapat dalam ranah wasa’il dan furu’iyyah (cabang agama), tidak menyentuh ranah ushul (pokok agama) dan i’tiqad (keyakinan)….
Kepada para da’i tambal sulam, koleksi dan penggabungan (manhaj dan ideologi)….
Kepada mereka yang masih tidak mengetahui hakekat demokrasi….
Kepada mereka yang mencampuradukkan –secara dusta– demokrasi dengan syura dan Islam….
Kepada mereka yang memandang bahwa demokrasi adalah solusi terbaik untuk menjawab problematika Islam dan kaum muslimin…
Kepada mereka yang mempropagandakan dan menyerukan demokrasi, kemudian setelah itu mengaku dirinya seorang muslim…
Kepada mereka semua kami katakan, demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Maka tidak boleh ada kepemimpinan yang lebih tinggi dari kedudukan rakyat, dan tidak ada kehendak yang boleh mengatasinya lagi, meskipun itu kehendak Allah. Read more »
Filed under: tsaqofah | Tagged: amerika, barat, demokrasi, dll, jihad, liberty, partai, pks, yahudi | 1 Comment »
Posted on 18 April, 2008 by infosabiluna
Sesungguhnya keislaman seseorang itu tidak ada yang dapat menjaminnya tetap melekat dan langgeng pada diri seorang muslin, kecuali atas rahmat Allah yang disertai dengan usaha seorang muslim dalam menghindari perkataan dan perbuatan yang dapat membatalkan keislamannya.
Hal itu tidaklah mungkin dapat dijalankan kecuali dengan adanya ilmu sehingga dapat mengetahui hal-hal yang dapat membatalkan keislamannya. Read more »
Filed under: aqidah | Tagged: 10, abdul wahab, aqidah, batal, islam, murtad, syahadah, syahadat | Leave a Comment »
Posted on 18 April, 2008 by infosabiluna
Sebelum kebangkitan Muhammad saw. sebagai utusan Allah SWT, masyarakat Mekah setidaknya menyimpan dua idiologi. Pertama, sisa agama Ibrahim yang masih mempertahankan tauhid (keesaan Allah SWT) atau lebih populer dengan sebutan “al-hanifiyah”. Kedua, kaum musyrikin yang terkenal dengan idiologi paganismenya. Mereka mempertuhankan batu dan benda. Namun, ketika mereka menyembah patung-patung berhala itu tidak serta-merta dikatakan bahwa mereka tidak meyakini adanya Tuhan. Pasalnya, sebagian mereka mengakui bahwa patung-patung itu mereka sembah sebagai perantara (mediator) yang menghubungkan mereka dengan Allah.
Read more »
Filed under: tsaqofah | Tagged: amerika, islam, israel, JIL, liberal, makkah, mekah, musyrik, syirik, ulil, ulil abshar, yahudi | Leave a Comment »